1. Sambungan bibir lurus


2. Sambungan kait lurus

3. Sambungan lurus miring

4. Sambungan kait miring

5. Sambungan Takikan Mulut Ikan

6. Sambungan memanjang kunci sesisi

Merupakan jenis sambungan yang paling sederhana, kekuatan sambungan
lemah karena masing-masing ditakik separo, sehingga digunakan untuk
batang yang seluruh permukaannya tertahan (contoh balok tembok/murplat).
Sambungan diperkuat dengan paku atau baut.

Jenis sambungan BIBIR LURUS ini biasanya digunakan untuk penyambungan
kayu pada arah memanjang. (biasanya digunakan untuk kayu balok pada
konstruksi bangunan ).
2. Sambungan kait lurus
Jenis sambungan ini digunakan apabila ada gaya tarik yang timbul pada
batang, dan seluruh permukaan batang tertahan. Sambungan diperkuat
dengan paku atau baut.

3. Sambungan lurus miring
Sambungan ini digunakan untuk menyambung gording yang dipikul oleh kuda-kuda. Letak didekatkan kuda-kuda, bukan bibir penutup.

4. Sambungan kait miring
Hampir sama dengan bibir miring, sambungan digunakan jika gaya tarik bekerja pada batang.

5. Sambungan Takikan Mulut Ikan
Type sambungan TAKIKAN LURUS MULUT IKAN ini biasa digunakan pada balok
kayu dengan arah memanjang. Untuk detailnya silakah lihat gambat
berikut.
6. Sambungan memanjang kunci sesisi
· Jenis sambungan ini digunakan untuk konstruksi kuda-kuda baik balok
tarik maupun kaki kuda-kuda, karena menghasilkan kekuatan tarik maupun
desak yang baik.
· Letak pengunci pada balok tarik berada diatas, sedangkan pada pada kaki kuda-kuda berada di atas.
· Pengunci akan menyebabkan momen sekunder pada sambungan, oleh karena tidak diperkenankan menggunakan sambungan miring.












